Tas Pinggang Tidak Baik untuk Kesehatan?
Wednesday, August 30th, 2006Penelitian terbaru membuktikan bahwa tas pinggang tidak baik untuk kesehatan dan dapat membahayakan nyawa seseorang jika dikenakan. Penelitian ini disimpulkan dari sejumlah survey yang dilakukan pada beberapa orang CPNS sejumlah direktorat di lingkungan Ditjen Cipta Karya Departemen PU. Lebih dari 75% responden mengakui bahwa jantung mereka berdebar2 setiap mengenakan tas pinggang. Hal ini dapat dimaklumi karena peningkatan kesejahteraan (baca : kekenyangan alias kesejahteraann perut) yang terjadi menimbulkan penimbunan lemak di bagian perut pada sebagian besar responden setelah bekerja di Departemen PU. Implikasinya adalah menurunnya kepercayaan diri mereka. Pemakaian tas pinggang ditengarai semakin memperburuk kondisi ini, karena menurut mereka, pandangan orang akan beralih ke bagian pinggang mereka, dan itu mengakibatkan semakin turunnya kepercayaan diri yang dimiliki. Lebih dari 80% responden mengatakan bahwa turunnya kepercayaan diri ini menimbulkan rendahnya konsentrasi bekerja dan mengejar karier, dan yang lebih buruk lagi adalah ancaman depresi yang dapat dialami oleh mereka.
Bahkan akhir2 ini, tuntutan memakai tas pinggang khusus bagi CPNS yang akan mengikuti diklat prajabatan di Yogyakarta, membuat lebih dari 90% responden susah tidur, jantung berdebar-debar, dan tidak bisa makan karena harus menabung untuk membeli tas pinggang yang konon termasuk salah satu barang ‘jadul’ dan merusak penampilan.
NB : hehehehe…..boleh dong gak usah pake tas pinggang pas prajabbbbbb